Surabaya - Manukan Kulon, Team verifikasi lapangan Adiwiyata Mandiri mendatangi SDN Manukan Kulon 2 Kecamatan Tandes Kota Surabaya, Selasa (27/8) siang.
Kedatangan tim disambut Lurah Manukan Kulon Heny Dwi Aliani ST beserta staf, jajaran Kecamatan Tandes, perwakilan DLH Kota Surabaya, perwakilan PKM Manukan Kulon, Komite Sekolah serta para guru juga siswa.
Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk memperoleh informasi pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan di Sekolah (PBLHS) yg lebih obyektif.
Sebelumnya telah di lakukan penilaian kriteria Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) 2024
Penetapan SDN Manukan Kulon 2 sebagai Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) tertuang dalam surat Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Badan Penyuluhan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor S.338/PGl/PPPB/SDM.5.2/B/8/2024.
Dalam sambutannya, Asri team verifikasi lapangan menyampaikan bahwa dalam verifikai ini ingin mengetahui diantaranya sejauh mana sekolahan telah memberikan pemahaman kepada siswa tentang bagaimana membuang sampah menurut jenisnya.
Lanjut Asri, dengan menanam pohon merupakan salah satu upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim, secara tidak langsung Gerakan Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) atau program Adiwiyata itu sangat berperan di dalam pengendalian perubahan iklim.
"Program Adiwiyata ini jangan dianggap sebagai program yang terpisah dari proses belajar mengajar di sekolahan, karena merupakan hal wajib bagi sekolah untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan ketrampilan kepada siswa terkait perilaku ramah lingkungan di sekolah", sambungnya.
Dalam paparan yang disampaikan oleh Koordinator SDN Manukan Kulon 2, tahun 2016 merima piagam Adiwiyata Kota, tahun 2019 menerima piagam Adiwiyata provinsi, kemudian pada tahun 2021 berhasil menerima Adiwiyata Nasional.
Sebagai kewajiban penerima piagam Adiwiyata Nasional maka di minta untuk membina 3 Sekolah, diantaranya SDN Banjarsugihan 1, SDN Sumur Welut 1 dan SDN Sukomanunggal. Dan ketiga sekolahan tersebut juga telah memperolah piagam Adiwiyata Kota di tahun 2023 dan 2024.
"Kami berharap sekolah ini memperoleh Adiwiyata Mandiri dan tetap mempertahankan prestasi, tidak hanya menjadi Adiwiyata saat lomba, tapi nantinya menjadi budaya melestarikan lingkungan", ucap Eko Sulistiono, M.Pd Kepala Sekolah SDN Manukan Kulon 2.
Hadir dalam kesempatan itu, perwakilan dari Kecamatan Tandes, Lurah Manukan Kulon, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, PKM Manukan Kulon, Ketua RW 06 didampingi Ketua RT 10 Kel. Manukan Kulon dan Komite Sekolah.
Sebagai informasi, pada tahun 2024 ini terdapat dua jenis penghargaan Adiwiyata, yakni penghargaan Adiwiyata untuk Sekolah dan Kepala Daerah yg berhasil mendukung gerakan PBLHS di daerahnya.
*Bersama Masyarakat Indonesia Tingkatkan Reputasi Bangsa*
(kimmankul2020